<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Belajar Membuat Website</title>
	<atom:link href="http://gudanginfo.web.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gudanginfo.web.id</link>
	<description>Step by Step Belajar Membuat Website dengan HTML PHP dan CSS Gratis</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Aug 2011 06:01:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<atom:link rel='hub' href='http://gudanginfo.web.id/?pushpress=hub'/>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Menggabungkan Beberapa File</title>
		<link>http://gudanginfo.web.id/php/menggabungkan-beberapa-file.html</link>
		<comments>http://gudanginfo.web.id/php/menggabungkan-beberapa-file.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Aug 2011 06:01:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qzoners</dc:creator>
				<category><![CDATA[PHP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudanginfo.web.id/?p=107</guid>
		<description><![CDATA[Jika pada artikel-artikel sebelumnya kita hanya bekerja dengan 1 file saja, kali ini kita akan coba belajar bagaimana bekerja dengan beberapa file. Bagaimanapun, saat anda membangun sebuah script yang rumit, memecah script menjadi beberapa bagian sangatlah membantu anda mengorganisir script &#8230; <a href="http://gudanginfo.web.id/php/menggabungkan-beberapa-file.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika pada artikel-artikel sebelumnya kita hanya bekerja dengan 1 file saja, kali ini kita akan coba belajar bagaimana bekerja dengan beberapa file. Bagaimanapun, saat anda membangun sebuah script yang rumit, memecah script menjadi beberapa bagian sangatlah membantu anda mengorganisir script anda.</p>
<p>Ada 2 fungsi yang bisa kita pakai untuk bekerja dengan beberapa file yaitu include dan include_once. Mari kita coba pelajari keduanya.</p>
<h3>INCLUDE</h3>
<p>Perintah include kita pakai untuk memanggil file lain untuk dieksekusi di file pemanggilnya. Seperti biasa, kita buat contoh aja yuk. Pertama kita buat file yang akan dipanggil, sebut saja namanya data.php. Isinya seperti ini:<span id="more-107"></span></p>
<pre name="code" class="php">
<?php
$anak = array(
   array(nama =>'Bejo', alamat => 'Surabaya', hp => '7837487397493'),
   array(nama =>'Paijo', alamat => 'Malang', hp => '0897483743434'),
   array(nama =>'Panjul', alamat => 'Jakarta', hp => '3435364364645'),
   array(nama =>'Pinah', alamat => 'Medan', hp => '65464565646'),
   array(nama =>'Mintul', alamat => 'Samarinda', hp => '045264743775')
   );
?>
</pre>
<p>Yup, itu adalah array dari pelajaran kita sebelumnya.. hehehe.. Oke, kemudian di file kedua, kita sebut saja namanya list.php kita buat seperti ini:</p>
<pre name="code" class="php">
<?php
include('data.php');
foreach ($anak as $item) {
   echo 'Nama: '.$item[nama]. 'Alamat: '.$item[alamat].' HP: '.$item[hp].'<br/>';
}
?>
</pre>
<p>Jika kita menjalankan list.php maka kita akan mendapatkan hasil yang persis seperti artikel sebelumnya. Bedanya dengan cara ini, kita bisa memanfaatkan data.php untuk file-file lain. Sehingga jika suatu saat data-nya perlu dirubah, kita hanya perlu mengubah file data.php saja dan efeknya akan dipakai di semua file yang mengandung include data.php</p>
<p>Saya sendiri lebih sering memakai ini untuk memasukkan header dan footer suatu web sehingga saya cuma perlu memanggilnya saja untuk page-page baru yang lain.</p>
<h3>INCLUDE_ONCE</h3>
<p>Seperti namanya, ini persis sebagaimana fungsi include. Tapi include_once kita pakai untuk memanggil file hanya sekali saja. Dengan cara ini, kita bisa mencegah file terpanggil lebih dari sekali. Biasanya kita pakai include_once untuk memanggil file yang mengandung fungsi-fungsi yang kita bangun sendiri atau memanggil file yang berisi koneksi ke database.</p>
<p>Sudah cukup mudah dipahami kan? Selamat mencoba sendiri</p>
<h4>Ditemukan dengan Kata Kunci:</h4><p>contoh script html web (67), contoh listing web (30), cara menggabungkan php dan html (30), cara membuat kalkulator dengan php (27), memanggil file php (21), cara menggabungkan file html (18), memanggil file php di html (16), gudang script php (15), menggabungkan file (14), menggabungkan html dengan database (14), contoh listing php (14), cara memanggil file php (13), cara menggabungkan database (13), contoh program web html (11), membuat array dari database (10), cara menggabungkan web (10), belajar php untuk pemula (9), menggabungkan file html (8), cara menggabungkan php (8), cara menggabungkan HTML (7), contoh listing website (7), Menggabungkan html (7), cara memanggil php (6), cara memanggil file html (6), cara include file html (5)</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudanginfo.web.id/php/menggabungkan-beberapa-file.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengelola Array</title>
		<link>http://gudanginfo.web.id/php/mengelola-array.html</link>
		<comments>http://gudanginfo.web.id/php/mengelola-array.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Aug 2011 07:54:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qzoners</dc:creator>
				<category><![CDATA[PHP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudanginfo.web.id/?p=105</guid>
		<description><![CDATA[Sekarang kita akan coba mengelola Array. Sebagai contoh, kita akan gunakan Array yang sudah kita buat di pelajaran sebelumnya. $anak = array( array(nama =>'Bejo', alamat => 'Surabaya', hp => '7837487397493'), array(nama =>'Paijo', alamat => 'Malang', hp => '0897483743434'), array(nama =>'Panjul', &#8230; <a href="http://gudanginfo.web.id/php/mengelola-array.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekarang kita akan coba mengelola Array. Sebagai contoh, kita akan gunakan Array yang sudah kita buat di pelajaran sebelumnya.</p>
<pre name="code" class="php">
$anak = array(
   array(nama =>'Bejo', alamat => 'Surabaya', hp => '7837487397493'),
   array(nama =>'Paijo', alamat => 'Malang', hp => '0897483743434'),
   array(nama =>'Panjul', alamat => 'Jakarta', hp => '3435364364645'),
   array(nama =>'Pinah', alamat => 'Medan', hp => '65464565646'),
   array(nama =>'Mintul', alamat => 'Samarinda', hp => '045264743775')
   );
</pre>
<p><span id="more-105"></span></p>
<h3>Menampilkan isi Array</h3>
<p>Pertama, kita akan coba menampilkan tiap-tiap isi array. Untuk keperluan ini, kita akan menggunakan fungsi foreach. Dengan data diatas, maka perintahnya seperti ini:</p>
<pre name="code" class="php">
foreach ($anak as $item) {
   echo 'Nama: '.$item[nama]. 'Alamat: '.$item[alamat].' HP: '.$item[hp].'<br/>';
}
</pre>
<p>Baris pertama kita masukkan tiap item $anak ke variabel baru yaitu $item. Dengan cara ini kita akan memiliki sebuah array baru. Kalau sudah, gampang tinggal sebutkan saja key array-nya masing-masing untuk menampilkan sebagaimana contoh diatas.</p>
<h3>Mengedit Array</h3>
<p>Ada kalanya kita ingin mengubah nilai array. Mudah saja kok. Tinggal anda tentukan saja nilai array barunya. Contohnya kita kan mengganti nama Bejo menjadi Untung. Maka kodenya:</p>
<pre name="code" class="php">
$anak[0][nama] = 'Untung';
</pre>
<p>Mudah banget kan? Saya yakin pelajaran kali ini masih cukup enteng bagi anda.</p>
<h4>Ditemukan dengan Kata Kunci:</h4><p>menampilkan array (20), artikel array (17), belajar bikin web (15), belajar array php (13), menampilkan array php (10), mengambil nilai array php (9), menampilkan data array php (7), array database php (6), array database (4), array php database (3), data array dari database (3), membuat array di php (3), merubah array ke nilai (3), mengelola database dengan array menggunakan php (2), membuat array web (2), mengambil data dari database dan menjadikannya array php (2), cara menarik data menjadi array dari database (2), cara mengambil data array dari php (2), cara mengambil file php dari website (2), form pengisian nilai dengan php (2), mengambil data array php (2), mengambil data dari array (2), mengambil isi array (2), mengambil data dari array di database (2), membuat array database (2)</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudanginfo.web.id/php/mengelola-array.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Array</title>
		<link>http://gudanginfo.web.id/php/mengenal-array.html</link>
		<comments>http://gudanginfo.web.id/php/mengenal-array.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Aug 2011 04:37:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qzoners</dc:creator>
				<category><![CDATA[PHP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudanginfo.web.id/?p=102</guid>
		<description><![CDATA[Array adalah salah satu dari jenis variabel yang lain. Kalau boleh disimpulkan, array itu adalah kumpulan dari beberapa data. Ada array 1 level dan ada juga yang multilevel. Dengan menggunakan array, kita bisa lebih mudah dalam membawa data saat memprosesnya &#8230; <a href="http://gudanginfo.web.id/php/mengenal-array.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Array adalah salah satu dari jenis variabel yang lain. Kalau boleh disimpulkan, array itu adalah kumpulan dari beberapa data. Ada array 1 level dan ada juga yang multilevel. Dengan menggunakan array, kita bisa lebih mudah dalam membawa data saat memprosesnya menggunakan PHP. Biar gampang jelasinnya, seperti biasanya kita pakai contoh aja ya.</p>
<pre name="code" class="php">
$anak1 = 'Bejo';
$anak2 = 'Paijo';
$anak3 = 'Panjul';
$anak4 = 'Pinah';
$anak5 = 'Mintul';
</pre>
<p><span id="more-102"></span><br />
Sebagaimana pelajaran soal variabel sebelumnya, itulah yang akan kita lakukan untuk menyimpan nama-nama dalam variabel. Anda bisa lihat betapa melelahkannya mengetikkan variabel2 itu berulang-ulang. Selain itu, untuk memprosesnya juga butuh trik lagi sehingga makin rumit saja. Untunglah PHP menyediakan variabel array sehingga semua data diatas, bisa kita simpan dalam 1 variabel saja. Bagaimana caranya?</p>
<pre name="code" class="php">
$anak = array('Bejo','Paijo','Panjul','Pinah','Mintul');
</pre>
<p>Simpel banget kan? Untuk memanggil datanya, kita tinggal menyebutkan nomor urutnya dalam Array. Nomor urut pertama adalah nol (0), kemudian 1,2,3,&#8230;dst. Kita lihat contoh berikut:</p>
<pre name="code" class="php">
$anak = array('Bejo','Paijo','Panjul','Pinah','Mintul');
echo $anak[0]; // Ini akan memunculkan nama Bejo
echo $anak[4]; // Ini akan memunculkan nama Mintul
</pre>
<p>Sudah paham kan?</p>
<p>Trus bagaimana kalau datanya kompleks. Misalnya bukan cuma nama, tapi ada juga alamat dan nomor HP.</p>
<p>Tenang aja, PHP udah tahu duluan kok kalau anda butuh data seperti itu. Maka, kita bisa membuat data array multilevel. Contohnya seperti ini:</p>
<pre name="code" class="php">
$anak = array(
   array(nama =>'Bejo', alamat => 'Surabaya', hp => '7837487397493'),
   array(nama =>'Paijo', alamat => 'Malang', hp => '0897483743434'),
   array(nama =>'Panjul', alamat => 'Jakarta', hp => '3435364364645'),
   array(nama =>'Pinah', alamat => 'Medan', hp => '65464565646'),
   array(nama =>'Mintul', alamat => 'Samarinda', hp => '045264743775')
   );
</pre>
<p>Nah, sekarang kita punya multilevel array atau lebih mudahnya bisa dikatakan array dalam array. Untuk memanggil nilai array-nya caranya tinggal menyebutkan nomor item + nama array-nya. Contohnya seperti ini:</p>
<pre name="code" class="php">
$anak = array(
   array(nama =>'Bejo', alamat => 'Surabaya', hp => '7837487397493'),
   array(nama =>'Paijo', alamat => 'Malang', hp => '0897483743434'),
   array(nama =>'Panjul', alamat => 'Jakarta', hp => '3435364364645'),
   array(nama =>'Pinah', alamat => 'Medan', hp => '65464565646'),
   array(nama =>'Mintul', alamat => 'Samarinda', hp => '045264743775')
   );
// memunculkan tulisan Nama: Bejo
echo 'Nama :'.$anak[0][nama];
// memunculkan tulisan Alamat: Surabaya
echo 'Alamat :'.$anak[0][alamat];
// memunculkan tulisan HP: 7837487397493
echo 'HP :'.$anak[0][hp];
</pre>
<p>Bisa dimengerti kan? Silahkan berkreasi. Insya Allah berikutnya kita akan bahas pengulangan yang menggunakan array. Contoh diatas kan kita cuma bisa menampilkan 1 item data aja. Sedangkan array-nya mencapai 5 item. Mudah-mudahan diberi Allah kemudahan untuk melanjutkan artikel ini</p>
<h4>Ditemukan dengan Kata Kunci:</h4><p>array adalah (33), array php (23), contoh soal array (21), menampilkan data array (19), array (19), jenis jenis array (15), jenis array (13), jenis-jenis array (12), membuat array php (8), mengenal array (7), contoh soal php (5), alasan menggunakan array (4), membuat script menampilkan data array php (3), soal array (3), contoh array php (3), contoh web yang menggunakan script array php (2), memanggil print untuk php (2), mengapa menggunakan array (2), jenis array php (2), menampilkan semua data array (2), makalah variabel array (2), menampilkan data di array (2), memunculkan data array (2), memunculkan nama di array form php (2), menyimpan data di dalam array php (2)</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudanginfo.web.id/php/mengenal-array.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Mengelola Form Isian (Kalkulator PHP)</title>
		<link>http://gudanginfo.web.id/php/belajar-mengelola-form-isian-kalkulator-php.html</link>
		<comments>http://gudanginfo.web.id/php/belajar-mengelola-form-isian-kalkulator-php.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Aug 2011 03:00:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qzoners</dc:creator>
				<category><![CDATA[PHP]]></category>
		<category><![CDATA[Script]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudanginfo.web.id/?p=98</guid>
		<description><![CDATA[Kali ini kita belajar sesuatu yang lebih menarik. Kita akan coba membuat sebuah script sederhana yang bisa mengelola isian form. Pelajaran soal form dan elemen-elemennya bisa anda pelajari di bagian HTML. Sebagai bahan belajar pertama, kita bikin sebuah script kalkulator &#8230; <a href="http://gudanginfo.web.id/php/belajar-mengelola-form-isian-kalkulator-php.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kali ini kita belajar sesuatu yang lebih menarik. Kita akan coba membuat sebuah script sederhana yang bisa mengelola isian form. Pelajaran soal <a href="http://gudanginfo.web.id/html/form-input-data.html" title="Form Input Data">form dan elemen-elemennya</a> bisa anda pelajari di bagian <a href="http://gudanginfo.web.id/html">HTML</a>.</p>
<p>Sebagai bahan belajar pertama, kita bikin sebuah script kalkulator sederhana. Oke, kita buat dulu form-nya seperti ini:</p>
<pre name="code" class="html">
<form action="" method="post">
<h2>Kalkulator Online</h2>
<input type="text" name="angka1" size="5" />
<select name="operasi">
<option value="*">x</option>
<option value="/">:</option>
<option value="+">+</option>
<option value="-">-</option>
</select>
<input type="text" name="angka2" size="5" />
<input type="submit" value="Hasil =" />
</form>
</pre>
<p><span id="more-98"></span><br />
Nah simpan dengan nama kalkulator.php, kalau anda jalankan, maka dia akan menampilkan form kalkulator biasa. Sekarang mari kita buat script pengolahnya. Kita tempatkan sebelum kode <code></form>
<p></code> agar hasilnya muncul disana.</p>
<pre name="code" class="php">
<?php
if ($_POST[angka1] &#038;&#038; $_POST[angka2]) {
     if ($_POST[operasi] == '*') {
          echo $_POST[angka1]*$_POST[angka2];
     } elseif ($_POST[operasi] == '/') {
          echo $_POST[angka1]/$_POST[angka2];
     } elseif ($_POST[operasi] == '+') {
          echo $_POST[angka1]+$_POST[angka2];
     } elseif ($_POST[operasi] == '-') {
          echo $_POST[angka1]-$_POST[angka2];
     }
}
?>
</pre>
<p>Sekarang coba anda jalankan. Tinggal masukkan angka di box yang tersedia lalu memilih operasinya. Sekarang anda sudah punya kalkulator sederhana menggunakan PHP hehehe&#8230; Anda tentu bisa menerapkannya untuk kalkulator yang lain misalnya kalkulator untuk menghitung luas segitiga, luas lingkaran, volume bangun, dll. Tinggal memasukkan saja rumusnya di pemrosesannya.</p>
<p>Oke, saya jelaskan dulu soal variabel <code>$_POST</code> yang kita pakai. Karena form action itu memiliki 2 method yaitu POST dan GET, maka variabelnya-pun ada 2 macam yaitu $_POST dan $_GET. Pada contoh diatas, form actionnya kita pakai POST sehingga pemrosesnya harus memakai $_POST.</p>
<p>Untuk string di dalam kurung kotak, adalah name dari input fieldnya. Misalnya input pertama namenya kan <code>angka1</code>, maka variabel yang menunjukkan hasil input itu namanya <code>$_POST[angka1]</code>. Untuk input-input yang lain juga sama.</p>
<p>Dalam memproses kita tetapkan persyaratan sebelum proses dilakukan yaitu isian untuk angka1 dan angka2 harus ada. Untuk operasi tidak perlu kita cek karena secara default pasti ada karena menggunakan perintah select. Selamat mencoba !!</p>
<h4>Ditemukan dengan Kata Kunci:</h4><p>kalkulator php (191), membuat kalkulator dengan php (83), kalkulator dengan php (40), kalkulator sederhana dengan php (35), kalkulator sederhana php (31), script php input data (30), php kalkulator (30), script kalkulator php (29), script php kalkulator (27), script php kalkulator sederhana (23), kalkulator php script (23), membuat dan mengelola form (22), membuat kalkulator sederhana dengan php (19), membuat form isian dengan php (19), membuat kalkulator php (17), contoh form php (17), gudang script (15), contoh script php sederhana (15), belajar form php (15), form php (15), membuat calculator dengan php (14), kalkulator html (14), membuat kalkulator menggunakan php (13), membuat form isian (10), belajar web dengan php (10)</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudanginfo.web.id/php/belajar-mengelola-form-isian-kalkulator-php.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Pengulangan Bersyarat</title>
		<link>http://gudanginfo.web.id/php/membuat-pengulangan-bersyarat.html</link>
		<comments>http://gudanginfo.web.id/php/membuat-pengulangan-bersyarat.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Aug 2011 02:38:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qzoners</dc:creator>
				<category><![CDATA[PHP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudanginfo.web.id/?p=95</guid>
		<description><![CDATA[Ini hampir mirip dengan panduan sebelumnya tentang pengulangan, namun kali ini kita menetapkan syarat yang lebih spesifik. Jika menggunakan for, syarat yang berlaku mungkin syarat matematis saja. Sedangkan jika meminta syarat lain tentunya tidak bisa. Untuk itu, kita menggunakan WHILE &#8230; <a href="http://gudanginfo.web.id/php/membuat-pengulangan-bersyarat.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini hampir mirip dengan panduan sebelumnya tentang pengulangan, namun kali ini kita menetapkan syarat yang lebih spesifik. Jika menggunakan for, syarat yang berlaku mungkin syarat matematis saja. Sedangkan jika meminta syarat lain tentunya tidak bisa.</p>
<p>Untuk itu, kita menggunakan WHILE sebagai pengganti FOR apabila kita menginginkan pengulangan bersyarat. Biasanya while ini dipakai untuk memeriksa nilai secara berulang-ulang. Contoh yang paling sering dipakai adalah memeriksa apakah username yang dipilih pengunjung belum ada yang memakai sebalumnya. Atau kalau di WordPress, while ini dipakai untuk menampilkan list postingan artikel.<span id="more-95"></span></p>
<p>Biar paham, kita buat contoh aja yuk</p>
<pre name="code" class="php">
<?php
$i = 10
while ($i <= 1000) {
     echo $i.'<br/>';
     $i = $i*5;
}
?>
</pre>
<p>Jika dijalankan, kode itu akan menghasilkan angka 10 lalu 50, 250, &#8230; dst hingga 1000. Di contoh tersebut, kita menetapkan syarat yaitu nilai $i harus kurang dari atau sama dengan 1000. Jadi, selama nilai $i tetap di bawah 1000 script akan terus diulang-ulang. Andaikata kita buat syaratnya misalnya $i!=999 maka script tidak akan berhenti karena syarat $i tidak sama dengan 999 akan selalu terpenuhi.</p>
<p>Maka anda harus berhati-hati dalam menentukan syarat. Harus tahu pasti kapan script boleh berhenti. Kan kasihan dia munyer terus ndak berhenti-berhenti.. hehehe&#8230;</p>
<p>Oke, insya Allah ketemu lagi besok dengan panduan yang lebih menantang. Sampai sekarang kan cuma bahas teori-teori doang ya hehehe&#8230; Insya Allah panduan ke depan kita coba main-main dikit dengan PHP biar ndak bosen</p>
<h4>Ditemukan dengan Kata Kunci:</h4><p>pengulangan for php (26), contoh perulangan php (22), perulangan php (18), contoh perulangan pada php (15), contoh program perulangan php (13), perulangan for php (11), pengulangan while (11), perulangan pada php (9), PENGULANGAN DENGAN PHP (8), contoh program php perulangan (7), pengulangan pada php (5), perulangan dalam php (5), contoh program while pada php (4), perulangan kata php (3), while dalam php (3), contoh listing perulangan angka pada php (3), contoh pengulangan (3), contoh program php perulangan for (2), php pengulangan while (2), materi tentang pengulangan dalam pembuatan web (2), pengulangan while php (2), contoh program looping php (2), pengulangan memakai while (2), contoh perulangan di php (2), pengulangan menggunakan php (1)</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudanginfo.web.id/php/membuat-pengulangan-bersyarat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Pengulangan</title>
		<link>http://gudanginfo.web.id/php/membuat-pengulangan.html</link>
		<comments>http://gudanginfo.web.id/php/membuat-pengulangan.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Aug 2011 01:22:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qzoners</dc:creator>
				<category><![CDATA[PHP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudanginfo.web.id/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[Sekarang kita akan coba belajar melakukan pengulangan perintah-perintah PHP. Ada kalanya kita membutuhkannya. Selain menghemat space, juga meringkas proses. Bagaimana caranya? Di awal ini kita akan mengulang proses menggunakan perintah FOR. Yuk langsung saja lihat contohnya: Mari fokus pada baris &#8230; <a href="http://gudanginfo.web.id/php/membuat-pengulangan.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekarang kita akan coba belajar melakukan pengulangan perintah-perintah PHP. Ada kalanya kita membutuhkannya. Selain menghemat space, juga meringkas proses. Bagaimana caranya?</p>
<p>Di awal ini kita akan mengulang proses menggunakan perintah FOR. Yuk langsung saja lihat contohnya:</p>
<pre name="code" class="php">
<?php
for ($i=1;$i<=10;$i++) {
    echo 'Diulang 10 kali<br/>';
}
?>
</pre>
<p><span id="more-90"></span><br />
Mari fokus pada baris pertama kode kita. Disana dicantumkan <code>for ($i=1;$i<=10;$i++)</code>. Lebih fokus lagi ke kode di dalam kurung yaitu <code>($i=1;$i<=10;$i++)</code>. Kalau kita lihat, disana ada 3 perintah yang dipisahkan dengan tanda titik koma ( ; ). Perintah-perintah itu adalah:</p>
<ol>
<li><code>$i = 1</code> : Perintah ini untuk mengisi variable $i dengan angka 1.</li>
<li><code>$i <= 10</code> : Perintah ini adalah persyaratan terjadinya pengulangan. Selama syarat ini terpenuhi, maka pengulangan akan terus terjadi. Dalam contoh ini syaratnya $i harus kurang atau sama dengan 10.</li>
<li><code>$i++</code> : Perintah ini adalah perintah yang dijalankan di tiap pengulangan. Dalam contoh ini kita meminta supaya nilai variable $i ditambah 1 tiap kalau pengulangan</li>
</ol>
<p>Dengan deretan perintah tersebut, maka akan dihasilkan sebuah pengulangan perintah menampilkan tulisan "Diulang 10 kali" sebanyak 10 kali.</p>
<p>Insya Allah kita akan bahas pengulangan yang lain di artikel berikutnya</p>
<h4>Ditemukan dengan Kata Kunci:</h4><p>pengulangan php (80), pengulangan (41), membuat tombol di php (20), step by step belajar php (16), pengulangan di php (12), meminta pengulangan (8), php pengulangan (7), contoh php pengulangan (6), pengulangan dalam php (5), cara membuat frame di php (4), contoh pengulangan pada php (4), contoh perulangan dalam php (3), pengulangan pada html (2), contoh array dalam pengulangan di php (2), pengulangan dalam belajar (2), cara menggunakan perulangan pada html (2), contoh skrip pengulangan (2), pengulangan membuat tombol di php (2), skrip perulangan php (2), cara melakukan perulangan di html (2), menampilkan perulangan di php (2), contoh pengulangan for di php (2), langkah-langkah menyisipkan radio button (2), kode perulangan pada php (2), menyisipkan kode php dalam template (1)</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudanginfo.web.id/php/membuat-pengulangan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Manipulasi Alur Perintah PHP</title>
		<link>http://gudanginfo.web.id/php/manipulasi-alur-perintah-php.html</link>
		<comments>http://gudanginfo.web.id/php/manipulasi-alur-perintah-php.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Aug 2011 00:56:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qzoners</dc:creator>
				<category><![CDATA[PHP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudanginfo.web.id/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[Sebagaimana bahasa pemrograman lainnya, PHP memiliki alur perintah dari atas ke bawah. Artinya, PHP akan menjalankan perintah dari baris pertama dan terus turun hingga baris terakhir. Sehingga ada kalanya perintah di bagian atas tidak jadi dilaksanakan gara-gara perintah di bawahnya. &#8230; <a href="http://gudanginfo.web.id/php/manipulasi-alur-perintah-php.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagaimana bahasa pemrograman lainnya, PHP memiliki alur perintah dari atas ke bawah. Artinya, PHP akan menjalankan perintah dari baris pertama dan terus turun hingga baris terakhir. Sehingga ada kalanya perintah di bagian atas tidak jadi dilaksanakan gara-gara perintah di bawahnya. Contohnya seperti ini:</p>
<pre name="code" class="php">
<?php
$nama = "Bejo Paijo";
$alamat = "Jemurwonosari - Surabaya";
$nama = "Lutvi Avandi";
echo $nama;
?>
</pre>
<p>Berdasarkan perintah diatas, variable $nama pertama diisi dengan nama Bejo Paijo. Namun ternyata di baris ke-5 variable $nama diisi dengan nama Lutvi Avandi. Maka ketika variable itu ditampilkan dengan perintah echo, jadinya yang muncul adalah Lutvi Avandi karena PHP menjalankan perintah yang terakhir.<span id="more-87"></span></p>
<p>Kita bisa memanipulasi alur perintah ini dengan menggunakan beberapa perintah. Diantaranya adalah:</p>
<h3>IF&#8230;ELSE&#8230;</h3>
<p>Manipulasi pertama adalah menggunakan perintah IF&#8230;ELSE&#8230; Dengan perintah ini, kita bisa membuat alur PHP melompati beberapa baris yang tidak diperlukan. Contohnya seperti ini:</p>
<pre name="code" class="php">
<?php<br />
$nama = "Lutvi Avandi";<br />
if ($nama == "Lutvi Avandi") {<br />
     echo "Lutvi Keren";<br />
} else {<br />
     echo "Kamu jelek";<br />
}<br />
?><br />
<?pre></p>
<p>Saat kode itu dijalankan, maka pertama variable $nama diisi dengan Lutvi Avandi. Lalu di baris berikutnya variabel ini dikenali dengan perintah IF. Jika isi variabelnya adalah Lutvi Avandi, maka tampilkan tulisan menggunakan echo Lutvi Keren. Setelah itu alur akan melompat menuju kurung kurawal dibawah echo Kamu Jelek. Sehingga perintah menampilkan Kamu Jelek diabaikan alias dilompati</p>
<p>Nah, jika kita mengubah variabel $nama, misalnya seperti ini:</p>
<pre name="code" class="php">
<?php<br />
$nama = "Bejo Paijo";<br />
if ($nama == "Lutvi Avandi") {<br />
     echo "Lutvi Keren";<br />
} else {<br />
     echo "Kamu jelek";<br />
}<br />
?><br />
<?pre></p>
<p>Maka yang muncul adalah tulisan Kamu Jelek. Script akan melewatkan perintah echo Lutvi Keren karena saat dideteksi menggunakan if, isi variabelnya bukan Lutvi Avandi.</p>
<p>Selain dua opsi IF, kita bisa memberikan lebih dari 2 opsi. Misalnya seperti ini:</p>
<pre name="code" class="php">
<?php<br />
$nama = "Lutvi Avandi";<br />
if ($nama == "Lutvi Avandi") {<br />
     echo "Lutvi Keren";<br />
} elseif ($nama == "Bejo Paijo") {<br />
     echo "Bejo Macho";<br />
} else {<br />
     echo "Kamu jelek";<br />
}<br />
?><br />
<?pre></p>
<p>Dari kode diatas, kita bisa mengenali bahwa, pertama variable $nama diisi nilai. Lalu dengan IF kita cek nilainya. Kalau isinya "Lutvi Avandi", maka tampilkan tulisan Lutvi Keren. Kalau bukan, cek lagi apakah isinya "Bejo Paijo"? Kalau ya, tampilkan tulisan Bejo Macho. Kalau bukan juga, maka tampilkan tulisan "Kamu Jelek".</p>
<p>Kode elseif bisa anda ulang-ulang sebanyak apapun. Seperti ini misalnya:</p>
<pre name="code" class="php">
<?php<br />
$nomor = 5;<br />
if ($nomor == 1) {<br />
    echo 'Satu';<br />
} elseif ($nomor == 2) {<br />
    echo 'Dua';<br />
} elseif ($nomor == 3) {<br />
    echo 'Tiga';<br />
} elseif ($nomor == 4) {<br />
    echo 'Empat';<br />
} elseif ($nomor == 5) {<br />
    echo 'Lima';<br />
} else {<br />
    echo 'Maaf, saya cuma bisa ngitung sampai lima doang';<br />
}<br />
?><br />
<?pre></p>
<p>Bisa dimengerti kode diatas? Nah, selamat berkreasi. Insya Allah artikel berikutnya akan membahas tentang proses pengulangan. Ini juga termasuk manipulasi alur perintah PHP juga.</p>
<h4>Ditemukan dengan Kata Kunci:</h4><p>perintah php (89), perintah-perintah php (10), alur php (8), perintah perintah PHP (7), sum pada php (5), perintah perintah dalam php (4), perinrah php (3), perintah-perintah di PHP (3), perintah echo (3), variabel manipulasi (3), alur membuat website php (2), perintah echo di php (2), perintah if dalam php (2), perintah memberikan baris dengan php (2), perintah dalam html (2), perintah - perintah php (2), perntah php (2), perintah-perintah html dan artinya (1), variabel tidak mau tampil php (1), variabel manipulati (1), script keren pada php (1), perintah perintah phph (1), printah php (1), perintah perintahpada php coder (1), php cek baris pertama if (1)</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudanginfo.web.id/php/manipulasi-alur-perintah-php.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Variabel Siap Pakai</title>
		<link>http://gudanginfo.web.id/php/variabel-siap-pakai.html</link>
		<comments>http://gudanginfo.web.id/php/variabel-siap-pakai.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jul 2011 10:13:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qzoners</dc:creator>
				<category><![CDATA[PHP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudanginfo.web.id/?p=82</guid>
		<description><![CDATA[Selain variabel yang kita tentukan sendiri, PHP menyediakan variabel yang berisi data-data yang bisa kita pakai. Variabel tersebut berisi data-data terkait server dan data yang tersimpan di browser user yang dikirimkan saat request. Untuk mengakses data tersebut, caranya tinggal memanggilnya &#8230; <a href="http://gudanginfo.web.id/php/variabel-siap-pakai.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selain <a title="Mengenal Variabel dalam PHP" href="http://gudanginfo.web.id/php/mengenal-variabel-dalam-php.html">variabel yang kita tentukan sendiri</a>, PHP menyediakan variabel yang berisi data-data yang bisa kita pakai. Variabel tersebut berisi data-data terkait server dan data yang tersimpan di browser user yang dikirimkan saat request.</p>
<p>Untuk mengakses data tersebut, caranya tinggal memanggilnya dengan perintah:</p>
<pre name="code" class="php">$_SERVER['VARIABLE'];</pre>
<p>Dan inilah variabel-variabelnya beserta fungsinya masing-masing:<span id="more-82"></span></p>
<p>&#8216;PHP_SELF&#8217;</p>
<blockquote><p>Nama file yang digunakan oleh script, relative kepada domain root. Contohnya, $_SERVER['PHP_SELF'] dalam script dengan alamat http://example.com/test.php/foo.bar akan menghasilkan /test.php/foo.bar.</p></blockquote>
<p>&#8216;SERVER_ADDR&#8217;</p>
<blockquote><p>IP Address server dimana script tersebut dijalankan.</p></blockquote>
<p>&#8216;SERVER_NAME&#8217;</p>
<blockquote><p>Nama server tempat dijalankan script PHP.</p></blockquote>
<p>&#8216;SERVER_PROTOCOL&#8217;</p>
<blockquote><p>Informasi Protokol yang dipergunakan untuk request, contoh: &#8216;HTTP/1.0&#8242;;</p></blockquote>
<p>&#8216;REQUEST_METHOD&#8217;</p>
<blockquote><p>Metode rquest yang dipergunakan untuk mengakses; contoh:  &#8216;GET&#8217;, &#8216;HEAD&#8217;, &#8216;POST&#8217;, &#8216;PUT&#8217;.</p></blockquote>
<p>&#8216;REQUEST_TIME&#8217;</p>
<blockquote><p>Waktu dimulainya request. Ada sejak  PHP 5.1.0. It is float with microseconds since PHP 5.4.0.</p></blockquote>
<p>&#8216;QUERY_STRING&#8217;</p>
<blockquote><p>Query string, jika ada</p></blockquote>
<p>&#8216;DOCUMENT_ROOT&#8217;</p>
<blockquote><p>The document root directory under which the current script is executing, as defined in the server&#8217;s configuration file.</p></blockquote>
<p>&#8216;HTTP_ACCEPT&#8217;</p>
<blockquote><p>Contents of the Accept: header from the current request, if there is one.</p></blockquote>
<p>&#8216;HTTP_ACCEPT_CHARSET&#8217;</p>
<blockquote><p>Contents of the Accept-Charset: header from the current request, if there is one. Example: &#8216;iso-8859-1,*,utf-8&#8242;.</p></blockquote>
<p>&#8216;HTTP_ACCEPT_ENCODING&#8217;</p>
<blockquote><p>Contents of the Accept-Encoding: header from the current request, if there is one. Example: &#8216;gzip&#8217;.</p></blockquote>
<p>&#8216;HTTP_ACCEPT_LANGUAGE&#8217;</p>
<blockquote><p>Contents of the Accept-Language: header from the current request, if there is one. Example: &#8216;en&#8217;.</p></blockquote>
<p>&#8216;HTTP_CONNECTION&#8217;</p>
<blockquote><p>Contents of the Connection: header from the current request, if there is one. Example: &#8216;Keep-Alive&#8217;.</p></blockquote>
<p>&#8216;HTTP_HOST&#8217;</p>
<blockquote><p>Contents of the Host: header from the current request, if there is one.</p></blockquote>
<p>&#8216;HTTP_REFERER&#8217;</p>
<blockquote><p>The address of the page (if any) which referred the user agent to the current page. This is set by the user agent. Not all user agents will set this, and some provide the ability to modify HTTP_REFERER as a feature. In short, it cannot really be trusted.</p></blockquote>
<p>&#8216;HTTP_USER_AGENT&#8217;</p>
<blockquote><p>Contents of the User-Agent: header from the current request, if there is one. This is a string denoting the user agent being which is accessing the page. A typical example is: Mozilla/4.5 [en] (X11; U; Linux 2.2.9 i586). Among other things, you can use this value with get_browser() to tailor your page&#8217;s output to the capabilities of the user agent.</p></blockquote>
<p>&#8216;HTTPS&#8217;</p>
<blockquote><p>Set to a non-empty value if the script was queried through the HTTPS protocol.</p>
<p>Note: Note that when using ISAPI with IIS, the value will be off if the request was not made through the HTTPS protocol.</p></blockquote>
<p>&#8216;REMOTE_ADDR&#8217;</p>
<blockquote><p>The IP address from which the user is viewing the current page.</p></blockquote>
<p>&#8216;REMOTE_HOST&#8217;</p>
<blockquote><p>The Host name from which the user is viewing the current page. The reverse dns lookup is based off the REMOTE_ADDR of the user.<br />
Note: Your web server must be configured to create this variable. For example in Apache you&#8217;ll need HostnameLookups On inside httpd.conf for it to exist. See also gethostbyaddr().</p></blockquote>
<p>&#8216;REMOTE_PORT&#8217;</p>
<blockquote><p>The port being used on the user&#8217;s machine to communicate with the web server.</p></blockquote>
<p>&#8216;SCRIPT_FILENAME&#8217;</p>
<blockquote><p>The absolute pathname of the currently executing script.</p>
<p>Note:</p>
<p>If a script is executed with the CLI, as a relative path, such as file.php or ../file.php, $_SERVER['SCRIPT_FILENAME'] will contain the relative path specified by the user.</p></blockquote>
<p>&#8216;SERVER_ADMIN&#8217;</p>
<blockquote><p>The value given to the SERVER_ADMIN (for Apache) directive in the web server configuration file. If the script is running on a virtual host, this will be the value defined for that virtual host.</p></blockquote>
<p>&#8216;SERVER_PORT&#8217;</p>
<blockquote><p>The port on the server machine being used by the web server for communication. For default setups, this will be &#8217;80&#8242;; using SSL, for instance, will change this to whatever your defined secure HTTP port is.</p></blockquote>
<p>&#8216;SERVER_SIGNATURE&#8217;</p>
<blockquote><p>String containing the server version and virtual host name which are added to server-generated pages, if enabled.</p></blockquote>
<p>&#8216;PATH_TRANSLATED&#8217;</p>
<blockquote><p>Filesystem- (not document root-) based path to the current script, after the server has done any virtual-to-real mapping.</p>
<p>Note: As of PHP 4.3.2, PATH_TRANSLATED is no longer set implicitly under the Apache 2 SAPI in contrast to the situation in Apache 1, where it&#8217;s set to the same value as the SCRIPT_FILENAME server variable when it&#8217;s not populated by Apache. This change was made to comply with the CGI specification that PATH_TRANSLATED should only exist if PATH_INFO is defined. Apache 2 users may use AcceptPathInfo = On inside httpd.conf to define PATH_INFO.</p></blockquote>
<p>&#8216;SCRIPT_NAME&#8217;</p>
<blockquote><p>Contains the current script&#8217;s path. This is useful for pages which need to point to themselves. The __FILE__ constant contains the full path and filename of the current (i.e. included) file.<br />
&#8216;REQUEST_URI&#8217;<br />
The URI which was given in order to access this page; for instance, &#8216;/index.html&#8217;.</p></blockquote>
<p>&#8216;PHP_AUTH_DIGEST&#8217;</p>
<blockquote><p>When doing Digest HTTP authentication this variable is set to the &#8216;Authorization&#8217; header sent by the client (which you should then use to make the appropriate validation).</p></blockquote>
<p>&#8216;PHP_AUTH_USER&#8217;</p>
<blockquote><p>When doing HTTP authentication this variable is set to the username provided by the user.</p></blockquote>
<p>&#8216;PHP_AUTH_PW&#8217;</p>
<blockquote><p>When doing HTTP authentication this variable is set to the password provided by the user</p></blockquote>
<p>.<br />
&#8216;AUTH_TYPE&#8217;</p>
<blockquote><p>When doing HTTP authenticated this variable is set to the authentication type.</p></blockquote>
<p>&#8216;PATH_INFO&#8217;</p>
<blockquote><p>Contains any client-provided pathname information trailing the actual script filename but preceding the query string, if available. For instance, if the current script was accessed via the URL http://www.example.com/php/path_info.php/some/stuff?foo=bar, then $_SERVER['PATH_INFO'] would contain /some/stuff.</p></blockquote>
<p>&#8216;ORIG_PATH_INFO&#8217;</p>
<blockquote><p>Original version of &#8216;PATH_INFO&#8217; before processed by PHP.</p></blockquote>
<p>Anda bisa mencobanya satu per satu untuk mengetahui seperti apa cara kerjanya. Maaf, belum sempat nerjemahin satu per satu. Nanti kita langsung aja bahas waktu praktek aja ya</p>
<h4>Ditemukan dengan Kata Kunci:</h4><p>fungsi php_self (13), website gratis siap pakai (8), fungsi $_SERVER[PHP_Self] (6), php variabel (6), variabel request pada php (3), contoh get php (2), membuat header menggunakan php (2), php_self fungsi (2), pengertian metode requeast Head (2), cara membuat php_self (2), script website gratis siap pakai (2), contoh sintaks php memakai get (2), fungsi $_server \php_self\ (2), php_self (2), membuat link siap pakai (1), membuat request variable dengan php (1), membuat variabel pada request php (1), membuat header dengan coding php (1), html relative path examples (1), link dengan 2 variabel php (1), Link pada php (1), link php dengan php_self (1), link php_self (1), maksud fungsi $_server[php_self] pada php (1), maksud GET dan POST di php (1)</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudanginfo.web.id/php/variabel-siap-pakai.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Variabel dalam PHP</title>
		<link>http://gudanginfo.web.id/php/mengenal-variabel-dalam-php.html</link>
		<comments>http://gudanginfo.web.id/php/mengenal-variabel-dalam-php.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Jul 2011 15:42:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qzoners</dc:creator>
				<category><![CDATA[PHP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudanginfo.web.id/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[Saat bekerja dengan PHP, kita akan banyak bertemu dengan variabel. variabel adalah sebuah wadah yang menampung nilai-nilai tertentu. Variabel dalam PHP selalu didahului dengan kode $ dan diawali dengan huruf abjad. Contohnya seperti ini: $nama = 'Lutvi Avandi'; $kota = &#8230; <a href="http://gudanginfo.web.id/php/mengenal-variabel-dalam-php.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat bekerja dengan PHP, kita akan banyak bertemu dengan variabel. variabel adalah sebuah wadah yang menampung nilai-nilai tertentu. Variabel dalam PHP selalu didahului dengan kode $ dan diawali dengan huruf abjad. Contohnya seperti ini:</p>
<pre name="code" class="php">
$nama = 'Lutvi Avandi';
$kota = 'Surabaya';
$negara = 'Indonesia';
</pre>
<p>$nama, $kota dan $negara pada kode diatas adalah nama-nama variabel PHP. Sedangkan Lutvi Avandi, Surabaya dan Indonesia adalah value atau nilai dalam variabel tersebut. Cara membuat dan mengisi variabel adalah seperti diatas. Kita tidak perlu melakukan deklarasi dahulu.<span id="more-80"></span></p>
<p>Selain itu, kita juga bisa menggunakan variabel sebagai nama variabel. Contohnya seperti ini:</p>
<pre name="code" class="php">
$var = 'nama';
$$var = 'Lutvi Avandi';
echo $$var;
echo $nama;
</pre>
<p>Kode diatas akan menghasilkan tulisan LutviAvandiLutviAvandi<br />
Tertulis 2x untuk memperlihatkan hasil tampilan variabel $$var dan $nama. Keduanya bernilai sama. Nanti ketikan berurusan dengan kode yang makin kompleks, anda akan membutuhkan variabel dalam variabel ini.</p>
<h4>Ditemukan dengan Kata Kunci:</h4><p>variabel php (93), variabel dalam php (53), variabel pada php (28), variabel (18), $ dalam php (14), variable dalam php (10), variabel PHP adalah (9), for dalam php (8), variabel di php (7), mengenal script php (6), penggunaan variabel pada php (4), dalam php (4), variabel dalam php indonesian (3), cara membuat variabel di php (3), variabel dalam php adalah (3), apa itu variabel dalam php (3), contoh pembuatan variabel (3), contoh variabel php (3), this dalam php (2), cara membuat variabel nilai di php (2), contoh variabel dalam php (2), for pada php (2), dan dalam php (2), cara buat variable php (2), variabel-variabel dalam php (2)</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudanginfo.web.id/php/mengenal-variabel-dalam-php.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menggunakan PHP dan HTML</title>
		<link>http://gudanginfo.web.id/php/menggunakan-php-dan-html.html</link>
		<comments>http://gudanginfo.web.id/php/menggunakan-php-dan-html.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Jul 2011 23:57:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qzoners</dc:creator>
				<category><![CDATA[PHP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gudanginfo.web.id/?p=77</guid>
		<description><![CDATA[Bingung juga sih judul yang tepat apa. Cuma ada beberapa pertanyaan yang menanyakan bagaimana menggabungkan antara HTML dan PHP. Ya, bagi mereka yang belum paham cara kerja PHP memang bisa dimaklumi. Karena saya dulu juga bingung antara 2 bahasa ini &#8230; <a href="http://gudanginfo.web.id/php/menggunakan-php-dan-html.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bingung juga sih judul yang tepat apa. Cuma ada beberapa pertanyaan yang menanyakan bagaimana menggabungkan antara HTML dan PHP. Ya, bagi mereka yang belum paham cara kerja PHP memang bisa dimaklumi. Karena saya dulu juga bingung antara 2 bahasa ini hehehe.. </p>
<p>Baiklah biar anda paham, coba anda bayangkan sebuah dapur. HTML adalah masakan sedangkan PHP adalah resep. Pengunjung website adalah pelanggan restoran.</p>
<p>Ketika anda menulis PHP, maka anda tengah menulis sebuah resep untuk membuat sebuah masakan yang sesuai keinginan anda. Sedangkan jika anda menulis HTML, itu sama aja anda menyajikan masakan yang sudah siap ke pengunjung. Paham?<span id="more-77"></span></p>
<p>Jadi, dari sisi pengunjung gak akan ada bedanya ini bahasa PHP atau HTML. Dari sisi kokilah perbedaan itu terjadi. So, mari kita coba dengan sebuah contoh:</p>
<pre name="code" class="html">

Hallo, nama saya HTML
</pre>
<p>Kode diatas mudah ditebak bukan? Ya! itu adalah sebuah kode HTML yang menghasilkan tulisan Hallo, nama saya HTML. Kemudian mari kita coba tambahan kode PHP di sebelahnya:</p>
<pre name="code" class="php">

Hallo, nama saya HTML <?php echo 'dan saya adalah PHP';?>
</pre>
<p>Kode diatas adalah sebuah kode PHP. Karena sudah ada tag php disana. Dan anda harus menjalankannya di server untuk melihat hasilnya. Jika anda jalankan langsung di browser dengan nama file coba.html, maka jelas akan error jadinya. Tapi jika anda jalankan di server dengan nama file coba.php, maka akan muncul tulisan:</p>
<p>Hallo, nama saya HTML dan saya adalah PHP</p>
<p>Itu adalah contoh menyisipkan kode PHP di HTML. Bisakah menyisipkan kode HTML di PHP? jelas bisa dong. Contohnya seperti ini:</p>
<pre name="code" class="php">
<?php echo '

Hallo, nama saya <strong>HTML</strong> dan saya adalah <em>PHP</em>

';?>
</pre>
<p>Tuh kan? Kita bisa menampilkan kode HTML dengan perintah echo di PHP. Keduanya sama-sama menghasilkan tulisan yang sama. Hanya saja pada contoh diatas saya tambahi tag strong dan em untuk memperlihatkan bahwa kita bisa memasang tag HTML di PHP.</p>
<p>Terserah anda mau pakai metode mana. Tapi yang jelas dan harus diingat, begitu di dalam keseluruhan file ada tag <code><?php</code> dan <code>?></code> maka file itu harus dijalankan di server. Karena perintah PHP hanya bisa berjalan di server saja. Oke, kita ketemu di artikel berikutnya</p>
<h4>Ditemukan dengan Kata Kunci:</h4><p>perbedaan php dan html (56), menggabungkan html dan php (50), HTML dan PHP (47), menggunakan php (43), perbedaan html dan php (40), cara menggabungkan php dengan html (38), cara menggunakan PHP (37), menyisipkan php di html (37), php html (37), php dan html (37), cara penggunaan php (35), menggabungkan html dengan PHP (35), Menggabungkan php dengan html (34), penggunaan php (26), php dalam html (22), php di html (21), html php (21), html to php (17), beda php dan html (17), menggabungkan php dan html (16), memasukkan php ke html (16), php in html (16), html in php (15), perbedaan html dengan php (13), penggunaan php pada html (11)</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gudanginfo.web.id/php/menggunakan-php-dan-html.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

